Diberdayakan oleh Blogger.

Arsip Blog

Home » » 3 Kesalahan yang Memicu Ejakulasi Dini

3 Kesalahan yang Memicu Ejakulasi Dini


blog-apa-aja.blogspot.com

3 Kesalahan yang Memicu Ejakulasi Dini - Seks menyenangkan yang dilakukan semalaman sebenarnya hanya sebuah mitos.

Menurut penelitian, jumlah waktu yang diinginkan sejak penetrasi hingga ejakulasi sebenarnya hanya 7-13 menit. Cukup singkat, bukan? Namun kenyataannya, waktu sesingkat itu pun sering tak tercapai karena pasangan keburu ejakulasi, alias ejakulasi dini.

Sebelum merasa putus asa karena si dia kerap ejakulasi dini, sebaiknya kenali dulu gaya bercinta Anda. Bisa jadi ada kesalahan yang Anda berdua lakukan sebagai pasangan:

1. Masturbasi sebelum seks
Banyak orang yang mengatakan bahwa melakukan masturbasi sebelum bercinta bisa membuat pria tahan lebih lama saat bercinta. Siapa bilang? Setiap kali melakukan masturbasi, pria melepaskan sejumlah besar air mani dan hormon. Hormon-hormon ini membutuhkan waktu untuk membangun kembali hasrat dan daya tahan bercinta, serta membentuk air mani di dalam testis. Jadi, minta agar dia tidak masturbasi sebelum bercinta.

2. Tidak fokus 
Jika pikiran Anda melayang kemana-mana dan tidak fokus pada hubungan seks yang dilakukan, jangan pikir pasangan tidak akan mengetahuinya. Hal ini akan terlihat, karena Anda tidak benar-benar menikmatinya. Bisa bertahan lama di tempat tidur, karena pikiran melayang ke berbagai hal, hanya akan membuat kenikmatan semu yang tak menyenangkan. Akibatnya, si dia pun merasa tak nyaman. Ketika bercinta, fokus dan nikmatilah momen tersebut. Jangan memikirkan hal lain sehingga benar-benar bisa menikmatinya bersama pasangan.

3. Jarang berhubungan seks
Banyak yang mengira, terlalu cepat mencapai klimaks disebabkan pria tersebut terlalu sering berhubungan seks. Namun yang terjadi bisa jadi justru sebaliknya. Kemungkinan besar, pria mengalami ejakulasi dini karena ia bukan termasuk orang yang aktif secara seksual. Meskipun mungkin frekuensi bercinta Anda semakin berkurang dikarenakan kesibukan, tidak berarti ia tidak membutuhkannya. Ia akan begitu excited ketika akhirnya Anda berdua cukup punya waktu untuk melakukannya. Namun, butuh banyak energi untuk akhirnya menjalani sesi bercinta tersebut. Foreplay-nya saja sudah cukup menguras energinya, sehingga ketika gairah Anda akhirnya muncul, ia justru mulai menurun.