Diberdayakan oleh Blogger.

Rutin Bercinta Meningkatkan Kemampuan Otak


Rutin Bercinta Meningkatkan Kemampuan Otak


manfaat seks bagi otak
Bila kita mendengan kata bercinta, bayangan yamg muncul adalah kenikmatan yang akan diperoleh. Bebrapa penilitian menyimpulkan bahwa hubungan seks yang dilakukan memberi manfaat pada kesehatan anda, salah satunya adalah menghilangkan sakit kepala. Penelitian terbaru yang ditulis oleh Daily Mail menemukan bahwa hubungan seks dapat meningkatkan kekuatan otak

Para peneliti mengambil contoh darah dari beberapa golongan yaitu mereka yang baru jatuh cinta dan kemudian bercinta dengan pasangan, mereka yang sudah lama tinggal dengan pasangan dan mereka yang masih lajang.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa golongan pertama memiliki tingkat perkembangan saraf yang lebih tinggi dibanding dengan pasangan yang sudah lama tingal bersama ataupun mereka yang masih melajang.

Para peneliti selanjutnya menyimpulkan bahwa manfaat seks yang dilakukan rutin bersama pasangan tidak saja menghilangkan stres dan sakit kepala tetapi juga menigkatkan kekuatan otak.

Untuk mendukung hasil penelitian diatas maka telah dilakukan uji coba terhadap tikus. Dimana tikus dikelompokkan menjadi dua, yaitu tikus yang tidak diperbolehkan berhubungan seks selama dua minggu dan kelompok tikus yang rutin melakukan hubungan seks setiap hari selama dua minggu. Dari percobaan ini ditemukan bahwa tikus yang melakukan seks rutin setiap hari memiliki perkembangan saraf otak yang lebih tinggi dan memliki hormon stres yang rendah.

Jadi semakin sering anda melakukan hubungan seksual dengan pasangan maka semakin banyak pula sel otak yang tumbuh pada bagian hippocampus, yaitu bagian yang berhubungan dengan ingatan dan kemampuanbelajar manusia.

Profesor psikologi dari Rutger University, Barry Komisaruk. mengungkapkan bahwa manula yang masih aktif secara seksual memiliki risiko demensia lebih rendah dibanding manula yang sudah tidak berhubungan seksual"

Manfaat Seks Bagi Kesehatan Anda

Manfaat Seks Bagi Kesehatan Anda
manfaat seks bagi kesehatan
Aktivitas keseharian dan beban hidup dapat meningkatkan tekanan secara psikologis pada seseorang. Seks menjadi salah satu alternatif untuk mengatasi hal tersebut.

Tahukah anda hasil penelitian membuktikan bahwa seks memiliki manfaat bagi kesehatan anda ? Aktivitas seks yang dilakukan bersama pasangan anda selain seks sehat juga memiliki manfaat lain bagi kesehatan anda.

Berikut 6 manfaat yang dapat anda rasakan setelah melakuan aktivitas seks bersama pasangan anda.

1.   Mengurangi Stres
Hasil penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Public Library of Science menemukan bahwa hasil percobaan yang dilakukan terhadap tikus jantan yang rajin melakukan kegiatan seksual akan memiliki rasa cemas yang jauh berkurang dibandingkan tikus tanpa aktivitas seksual.

2.   Meningkatkan kekebalan tubuh
Seks dapat menjadi salah satu obat pilek, karena aktivitas seks dapat melawan rasa dingin akibat pilek dan meningkatkan kekebalan tubuh. Ketika aktivitas seks meningkat maka immunoglobulin A sebagai antigen yang melawan flu juga akan meningkat

3.   Dapat membakar kalori
Kegiatan seksual yang dilakukan akan dapat membakar kalori tubuh. Rutinitas seks ini dapat meningkatkan kebugaran tubuh anda. Mereka yang melakukan frekuensi seks setiap hari akan membakar kalori sebesar 700 kalori dalam satu minggu.

4.   Meningkatkan kesehatan jantung
Pembakaran kalori pada aktivitas seks akan meningkatkan sirkulasi darah dan denyut jantung yang berdampak pada kesehatan jantung. Seks dapat mencegah serangan stroke dan jantung. Hasil penelitian dampak seks pada jantung menyimpulkan bahwa pria 45% lebih rendah kemungkinan terkena penyakit kardiovaskular.

5.   Penenang dalam tidur
Seks adalah obat tidur yang paling menakjubkan, karena bahan kimia yang dihasilkan selama aktivitas seks sampai mencapai orgasme akan anda untuk tertidur lebih cepat.

6.   Menghindari kanker prostat
Ejakulasi yang terjadi saat hubungan seks dilakukan, akan mengurangi resiko terkena kanker prostat. Hal ini dikuatkan dari hasil studi di Australia, dimana pria yang melakukan ejakulasi sebanyak 21 kali dalam sebulan dapat mengurangi resiko untuk berkembangnya kanker prostat.